![]() |
| Penyebab Burung Kenari Tidak Mau Berkicau |
Oke Sobat Kicau, disini saya akan membahas beberapa penyebab burung kenari tidak mau berkicau mungkin ini adalah beberapa artikel dari ulasan yang sudah lama dari karangan Ginger Wolnik (1997) yang pada dasarnya sudah di revisi pada tahun 2001.
Dari cerita teman saya mengenai burung kenari yang tidak mau berkicau, hal itu di sebab kan karena burung kenarinya mengalami FRUSTASI yang menyebabkan macet bunyi hingga 3 bulan lamanaya.
Dari pengalaman teman saya tersebut saya akan memaparkan Penyebab Burung Kenari Tidak Mau Berkicau dan mungkin artikel ini dapat membantu sobat kicau yang sedang mencari cara supaya burung kenari mau berkicau.
Jika Sobat baru membeli burung kenari dari pasaran, pastinya burung tersebut butuh waktu sekitar dua minggu atau lebih untuk beradaptasi dengan kandang atau lingkungan yang baru, meski ada juga yang langsung berkicau esok harinya.
Untuk sobat supaya tidak kecewa, sebaiknya membeli burung kenari jantan yang sudah berusia sekitar 6 bulan atau lebih, tetapi jangan sampai berusia 3 tahun. Tempatkan dalam sangkar yang luas, lalu digantung di tempat yang lebih tinggi.
Dan inilah Penyebab burung kenari tidak mau berkicau :
1. Ada Kemungkinan Burung Kenari Betina
Burung kenari yang mulai jarang atau berhenti berkicau ada kemungkinan burung kenari tersebut berjenis kelamin betina, dan untuk membedakan burung kenari betina dan jantan sudah saya tulis di artikel sebelumnya.
Tetapi sebagian dari burung kenari betina bisa berkicau sesekali sepanjang tahun, tetapi dengan durasi dan lagu yang pendek dan cenderung putus-putus di tengah.
Tips Membedakan Burung Kenari Jantan dan BetinaJika masih burung kenari tersebut masih berusia muda, biasanya burung kenari betina juga bisa berkicau, tetapi mereka (burung kenari) tidak akan mengeluarkan kicauanya lagi setelah bertelur atau setelah melewati masa mabungnya.
Tetapi sebagian dari burung kenari betina bisa berkicau sesekali sepanjang tahun, tetapi dengan durasi dan lagu yang pendek dan cenderung putus-putus di tengah.
2. Memasuki fase mabung (molting)
Burung kenari yang semula gacor, rajin berkicau, suatu saat nanti pasti akan memasuki fase mabung atau molting. Pada fase ini, burung umumnya akan berhenti berkicau selama beberapa bulan, karena sebagian besar energinya terkuras untuk proses pergantian dan pertumbuhan bulu-bulunya.
Kenari muda mungkin masih tetap akan berkicau selama masa mabung, tetapi kenari yang sudah dewasa cenderung diam saja. Perlu diketahui, kenari juga bisa mengalami rontok bulu di luar fase mabung.
Hal itu biasanya terjadi jika burung terkena cahaya lebih dari 14 jam dalam sehari. Perubahan suhu juga dapat mengakibatkan burung cepat mabung. Misalnya, seekor kenari dibeli pada waktu musim dingin dan biasa disimpan dalam kandang penangkaran di luar ruangan.
Sampai di rumah dimasukkan dalam kandang kecil dan disimpan dalam ruangan yang hangat dengan lampu menyala. Nah, di sinilah dia akan mengalami STRES, sehingga langsung mengalami rontok bulu dan tidak mau berkicau lagi.
Kalau sudah masuk masa mabung, hal yang bisa dilakukan hanyalah menunggu selama dua bulan hingga proses mabung-nya selesai. Di sinilah pentingnya perawatan mabung diterapkan, dengan memberikan makanan ber-protein tinggi dan egg food.
13 Extra Fooding Alternatif (EF) Untuk Burung Kicauan
Tips Membuat Pakan Racikan Sendiri yang Paling Ampuh dan Mujarap
Pemberian suplemen khusus bisa membuat burung menjalani masa mabungnya dengan aman, tidak mengalami penurunan kondisi fisik secara berlebihan, menghindari stres, dan yang lebih penting suaranya kembali prima setelah masa mabung berlalu.
Misalnya BirdMolt-Pre yang bisa diberikan begitu tanda-tanda mabung sudah terlihat, atau BirdMolt-Post yang bisa diberikan jika burung sudah memasuki masa mabung.
Setelah fase mabung selesai, kenari yang sudah tua biasanya tidak akan berkicau lagi selama beberapa waktu. Jadi Anda bisa memutarkan musik klasik atau suara kenari dari kaset atau mp3 untuk memancingnya bersuara.
3. Burung dalam kondisi tidak sehat
Kenari yang tidak mau bunyi, meski tidak dalam keadaan mabung, bisa jadi karena kondisinya yang kurang sehat. Burung yang kelihatan aktif pun bisa mengalami gangguan penyakit, karena kenari termasuk burung yang pintar menyembunyikan penyakitnya.
Dibutuhkan pengamatan serius dari pemiliknya, baik melalui tingkah laku, kondisi bulu, paruh, mata, dan kotorannya. Salah satu gangguan kesehatan yang sering membuat kenari macet bunyi adalah infeksi pernafasan, baik yang disebabkan bakteri, virus, jamur, maupun tungau kantung udara (air sac mite).
Tips Mengobati Kaki Burung Kenari yang Terkena Gigitan Nyamuk
Mewaspadai Guratan Merah Pada Kaki Burung KenariPerlu perawatan khusus disertai pemberian obat yang tepat untuk menyelesaikan infeksi ini. Merasa kesakitan atau nyeri pun bisa membuat kenari mogok bunyi. Misalnya burung kaget dan menabrak jeruji sangkar atau kassa kandang penangkaran, sehingga melukai dirinya.
Apalagi jika kuku kakinya terlalu panjang, kemungkinan burung mengalami cedera menjadi lebih besar, bahkan tidak nyaman saat bertengger yang membuatnya bisa stres dan akhirnya mogok bunyi.
4. Tubuh kenari terlalu kurus
Ada kalanya kenari yang terlalu kurus tak mampu berkicau dengan baik, bahkan tidak berkicau sama sekali. Kenari yang bertubuh kurus akan “menggumpalkan” bulu-bulunya untuk menjaga suhu tubuh tetap hangat.
Ironisnya, masih ada kenari mania yang tidak menyadari kalau burungnya kurus. Sepintas lalu terlihat biasa, padahal kurus. Untuk memastikan hal ini, burung perlu dipegang, dan diraba pada bagian punggung dan dadanya.
Jika Anda merasakan dengan jelas adanya tulang pada kedua bagian tersebut, berarti burung dalam kondisi kurus. Sebenarnya semua burung pasti memiliki tulang / rangka di bagian punggung dan dada.
Tetapi ketika diraba terasa jelas, atau biasa disebut sebagai dada nyilet, berarti burung kekurusan. Jika yang lebih terasa adalah daging atau ototnya, berarti normal. Jika daging atau otot terasa agak gembur, berarti kegemukan.
Kekurusan pada burung bisa disebabkan karena serangan tungau / kutu, pemberian pakan yang tidak teratur, atau bisa juga karena menderita penyakit (diare dan/atau cacingan). Tungau, kutu, dan parasit lainnya bisa disingkirkan melalui pemberian BirdFresh.
Cara pakainya bisa dilihat di sini. Adapun cacingan, apapun jenis cacingnya, dapat diusir melalui pemberian AscariStop.
5. Beberapa persyaratan lain
Untuk menjaga agar kenari tidak mengalami macet bunyi, sebenarnya kita bisa melakukannya dengan berusaha memenuhi kebutuhan dasar burung. Pakan, misalnya, selain berkualitas juga diusahakan bisa bervariasi agar kenari tidak jenuh (kata kenari, “burung juga butuh menu variatif”, he..he..he..).
Pemberian pakan yang itu-itu saja setiap hari bisa membuat kondisi fisik kenari cepat menurun. Bukan karena gizinya buruk, tetapi lebih disebabkan oleh kejenuhan yang membuatnya stres sehingga mentalnya drop.
Karena itulah, selain pemberian nutrisi yang serasi dan seimbang, perlu juga memberikan menu selingan misalnya 1-2 kali dalam seminggu. Misalnya menu eggfood yang bisa diracik sendiri di rumah.
Jika lahan memungkinkan, sebaiknya kenari dibuatkan kandang yang cukup luas agar burung bisa berlatih menguatkan otot-ototnya. Otot yang kuat dan kencang penting bagi burung untuk memompa kantung udara dan organ-organ yang digunakan saat mengeluarkan suaranya.
Hal ini juga bisa dilakukan jika kenari terlihat gemuk dan malas berkicau. Pengaturan penerangan dan jam aktif juga perlu diberlakukan agar burung senantiasa sehat dan mau berkicau secara rutin. Misalnya Anda memiliki kenari yang lebih sering menghabiskan waktu istirahat daripada waktu aktif. Ini bisa diatasi dengan mengatur masa istirahat burung.
pukul 16.00-17.00 atau masa di mana burung ingin beristirahat, masukkan kenari ke dalam ruangan yang memiliki penerangan rendah. Selepas pukul 17.00, matikan lampu hingga dinyalakan kembali esok pagi sekitar pukul 07.00.
Burung pun akan terbiasa memiliki waktu aktif dan waktu istirahat. Dalam beberapa hal, sebagian tips di atas mungkin tidak banyak membantu mengatasi kenari yang macet bunyi. Misalnya, jika kenari sudah berumur 5-10 tahun.
Meski dapat bertahan hidup beberapa tahun lagi, kenari yang sudah tua biasanya sudah malas bernyanyi.
Dari artikel yang saya diatas semoga dapat bermanfaat dan membantu pecinta burung kenari dimanapun berada.
Demikian artikel ini dipersembahkan untuk penggemar kenari yang sering bertanya mengapa burungnya tidak mau bersuara. Semoga bermanfaat.
